Prolog
Pada dasarnya, Gelar Honoris Causa (H.C) merupakan sebuah gelar yang diberikan oleh perguruan tinggi atau universitas yang telah memenuhi syarat kepasa seseorang, di mana orang tersebut tidak harus mengikuti pendidikan yang sesuai untuk gelar tersebut. Gelar Honoris Causa diberikan dapat diberikan bila seseorang telah dianggap berjasa dan atau berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia. Gelar Honoris Causa biasanya diberikan kepada jasa atau karya luarbiasa yang telah memenuhi kriteria sebagai berikut:
· Karya atau jasa yang luar biasa di bidang ilmu pengetehuan dan teknologi, pendidikan, dan pengajaran,
· Karya atau jasa yang sangat bermamfaat bagi kemajuan atau kemakmuran dan kesejahteraan Bangsa dan Negara pada khususnya serta umat manusia pada umumnya,
· Karya atau jasa yang secara luar biasa mengembangkan hubungan baik dan bermanfaat antara Bangsa dan Negara dengan Bangsa dan Negara lain di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya, dan
· Karya atau jasa yang secara luar biasa menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi perkembangan Perguruan Tinggi.
Kenapa harus SBY?
Mengingat presiden SBY medapat gelar Doktor Honoris Causa di bidang Teknologi informasi dan komunikasi, menjadi pertanyaan apakah tidak ada orang yang lebih baik dari presiden di bidang TIK? Melihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia, kita memiliki banyak tokoh yang memiliki karya atau jasa yang lebih baik di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Sebut saja, Budi Raharjo, Ph.D (pengembang domain internet, dan sekuriti nasional), Armein Z.R Langi , Ph.D (Pengembang multimedia dan internet lokal), Dr. Onno W. Purbo (internet development), dan lain lain. Yang menjadi pertanyaan kedua, karya atau jasa apa yang telah di sumbangkan pak SBY? Sudah seharunya karya atau jasa tersebut bias di rasakan masyarakat.
Kenapa harus sekarang?
Seandainya presiden telah layak mendapat DR HC dengan segala pertimbangan, seharusnya itb sebagai lembaga pendidikan lebih bijaksana dalam mengambil tindakan. Perlu di sadari bahwa, segala kebijakan yang diambil ITB akan mempengaruhi masyarakat. Sebagai akibat dari menyebarnya berita pemberian gelar Doktor Honoris Causa, sangat mungkin terbentuk opini di masyarakat yang masih membutuhkan pencerdasan politik. Sebagai lembaga pendidikan ITB seharusnya memberikan solusi bagi permasalahan bangsa. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Opini yang terbentuk di masyarakat akan menjadi pertimbangan apakah ITB masih mencerdaskan kehidupan bangsa?
Pergeseran posisi ITB
Apa yang terpikir oleh masyarakat tentang ITB sebelum tahun 2004? ITB adalah solusi bagi permasalahan bangsa. ITB sebagai solusi di sebabkan oleh segala tindakan yang dilakukan. Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa kepada Presiden SBY yang di lakukan ITB tanpa alasan yang jelas menunjukkan pergeseran posisi ITB. Pergeseran yang dimaksud adalah ITB sebagai solusi bergeser menjadi ITB sebagai X. yang dimaksud X di sini menjadi tidak jelas. Apakah ITB sebagai lembaga pribadi seseorang, Apakah ITB sebagai lembaga pemenangan pemilu. Atau ITB hanya dimanfaatkan orang tertentu untuk kepentingan pribadi. Atau apa itu X??
Oleh : Kevin